Tiga Prajurit TNI AD Gugur dalam Misi PBB, Dandim 0807 Sampaikan Duka Mendalam
Tiga Prajurit TNI AD Gugur dalam Misi PBB
Dandim 0807 Tulungagung Sampaikan Duka Mendalam
Tulungagung, Rabu (01/04/2026) | Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL
🕊️ TERHORMAT DAN TERKENANG
Atas Gugurnya Tiga Pahlawan Perdamaian:
1. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
2. Sertu Muhammad Nur Ichwan
3. Praka Farizal Rhimadon
"Pengorbanan mereka adalah bukti tertinggi dedikasi kepada Nusa dan Bangsa."
TULUNGAGUNG – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0807/Tulungagung, atas gugurnya tiga prajurit terbaik bangsa yang tengah menjalankan tugas mulia sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia dalam misi Kontingen Garuda (Konga).
Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., secara resmi mengungkapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya, Sertu M. Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhimadon. Ketiga prajurit ini bertugas di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam misi UNIFIL di Lebanon.
"Tiga orang prajurit TNI AD, Kapten Inf Zulmi Aditya, Sertu M. Nur Ichwan, Praka Farizal Rhimadon, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas menjaga stabilitas dan perdamaian di wilayah misi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," jelas Dandim Tulungagung di hadapan awak media dan perwakilan keluarga, Rabu (01/04/2026).
Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian integral dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL. Gugurnya mereka terjadi saat masa penugasan aktif, sebagaimana laporan awal yang diterima satuan. Insiden memilukan ini berlangsung di wilayah penugasan misi PBB yang hingga kini masih dalam proses penanganan dan pengamanan ketat oleh pasukan internasional setempat.
“Kami keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung menyampaikan duka cita yang mendalam. Pengorbanan almarhum merupakan wujud nyata dedikasi dan loyalitas prajurit TNI AD dalam mengemban tugas negara, khususnya dalam misi perdamaian dunia.”
— Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han.
(Dandim 0807/Tulungagung)
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0807/Tulungagung menegaskan bahwa keikutsertaan prajurit TNI dalam misi internasional merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Indonesia konsisten mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk berkontribusi bagi stabilitas global.
Dandim juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini. Menurutnya, jasa dan pengabdian para prajurit yang telah gugur dalam tugas suci ini akan selalu dikenang sebagai bagian dari kehormatan bangsa dan sejarah kejayaan TNI.
Prajurit TNI yang tergabung dalam misi Konga selama ini dikenal memiliki profesionalisme tinggi serta kerap mendapat apresiasi dari dunia internasional atas kontribusinya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. Gugurnya ketiga prajurit ini menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi misi kemanusiaan dunia.
🤲 Mari Berdoa Untuk Para Syuhada
Semoga arwah ketiga prajurit terbaik bangsa ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, ditempatkan bersama para syuhada, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Nama kalian abadi dalam sanubari rakyat Indonesia.
Terima Kasih, Wahai Pahlawan Perdamaian.

