BREAKING NEWS

Meta Bakal Pangkas Ratusan Karyawan dari Berbagai Divisi, Fokus Perkuat Investasi AI

 


JAKARTA – Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms Inc., induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, dikabarkan akan melakukan pemangkasan ratusan karyawan di sejumlah divisi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya restrukturisasi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengalihkan fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI). 

Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut disebut akan menyasar berbagai unit kerja, termasuk tim yang sebelumnya menangani proyek metaverse dan beberapa fungsi operasional lainnya. Kebijakan ini diambil seiring perubahan strategi Meta yang kini lebih agresif berinvestasi pada teknologi AI dan infrastruktur pendukungnya. 

Sejumlah laporan menyebutkan, perusahaan yang dipimpin oleh CEO Mark Zuckerberg itu berupaya menyeimbangkan biaya operasional yang meningkat akibat investasi besar-besaran di bidang AI. Di sisi lain, Meta juga ingin merampingkan organisasi agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan efisien. 

Langkah efisiensi ini bukan kali pertama dilakukan Meta. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi tersebut telah beberapa kali melakukan perampingan karyawan sebagai bagian dari strategi yang mereka sebut sebagai “year of efficiency”, yakni fokus pada penguatan bisnis inti dan pengurangan proyek yang dinilai kurang menguntungkan. 

Meski demikian, Meta menegaskan bahwa restrukturisasi dilakukan secara terencana dan bertahap, serta tetap membuka peluang bagi karyawan terdampak untuk mencari posisi lain di dalam perusahaan, apabila memungkinkan. Perusahaan juga menyatakan bahwa perubahan ini diperlukan untuk memastikan daya saing di tengah ketatnya persaingan industri teknologi global, khususnya dalam pengembangan teknologi AI generatif. 

Kebijakan pemangkasan karyawan di Meta mencerminkan tren yang lebih luas di industri teknologi, di mana banyak perusahaan besar mulai mengalihkan sumber daya dari proyek eksperimental menuju teknologi yang dianggap memiliki potensi bisnis lebih besar, seperti kecerdasan buatan dan komputasi awan. 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar